BlackBerry semakin mewabah di kalangan pecinta gadget, tak sekedar perangkat komunikasi, BlackBerry pun kini jadi simbol gengsi. Namun, tahukah Anda, dibalik kecanggihannya, BlackBerry bisa jadi malapetaka? Ini seperti yang dialami anggota tim kampanye John McCain yang ceroboh terhadap data-data rahasia yang disimpan di BlackBerry miliknya.

Alkisah, Desember tahun lalu, salah satu anggota tim kampanye McCain secara tidak sengaja menjual BlackBerry miliknya pada reporter TV Fox seharga US$20. Tak disadari, di dalam perangkat miliknya tersebut tersimpan informasi kampanye yang bersifat rahasia.

Tak ingin kejadian tersebut terulang, petinggi Gedung Putih pun sempat menyumpah presiden terpilih Barack Obama untuk melepaskan BlackBerry-nya. Ada-ada saja.

Lalu, bagaimana seharusnya mengamankan data atau informasi di dalam BlackBerry Anda?

1. Perlakukan BlackBerry seperti sebuah PC

Sebelum berbelanja online, membuka email dan memeriksa rekening bank Anda, sebaiknya aktifkan proteksi firewall, antivirus dan anti-malware. Hal ini patut diberlakukan, sama seperti jika Anda bekerja dengan PC. Karena, pada dasarnya sebuah BlackBerry adalah sebuah komputer mini yang praktis ditenteng kemanapun.

2. Jangan sembrono!

Banyak pengguna BlackBerry terkadang kehilangan kontrol saat menggunakan perangkat tersebut. Demi terlihat mobile dan bergengsi, mereka tanpa sadar membuka BlackBerry sembarangan, misalnya saat di ruang tunggu. Orang yang duduk tepat di belakang kursi Anda bisa leluasa melihat apapun yang sedang Anda lakukan dengan BlackBerry.

Jadi bagaimana seharusnya? Berhati-hatilah. Jaga informasi pribadi Anda dengan tidak menggunakan Blackberry di tempat-tempat yang terbuka atau di keramaian. Juga jangan bertelepon di tempat kerumunan.

3. Jangan ditinggalkan!

Saran ini masuk akal, mengingat BlackBerry yang berperawakan kecil dan slim itu bisa dengan mudah tertinggal di mana saja, di foodcourt, restoran, atau bahkan di meja kerja. Bukan hanya sekedar risiko kehilangan, namun lebih parahnya si penemu BlackBerry Anda bisa saja iseng mengambil data sensitif atau meng-install trojan horse dalam tempo beberapa detik saja. Tak lain bertujuan untuk mencelakai gadget Anda tersebut.

4. Buat back up

Jika BlackBerry yang Anda pakai tersebut milik perusahaan dan ternyata hilang, segera hubungi bagian IT kantor. Pihak IT akan segera mengunci (memblokir) dan menghapus isi BlackBerry Anda dari jarak jauh.

Pertimbangkan juga untuk memasang software pengaman atau sekuritas yang menyediakan akses remote sehingga Anda bisa mengunci BlackBerry Anda sehingga orang lain tidak bisa mengaksesnya.

Lakukan juga back up data dan informasi yang tersimpan di BlackBerry dan segera menghapus data-data penting di dalamnya, ini untuk mencegah BlackBerry Anda raib atau tidak akan kembali.

5. Gunakan enkripsi

Enkripsi BlackBerry sudah tersedia di perangkat buatan RIM tersebut. Yang perlu dilakukan hanyalah mengaktifkannya. Sayangnya masih belum banyak yang melakukan hal tersebut.

Sumber: /suaramerdeka.com

Join Us!
Kirim email kosong ke
kombb-subscribe@yahoogroups.com
(Hanya Yahoo / Gmail yang akan diapprove)