Research in Motion (RIM), produsen BlackBerry, tengah menghadapi tekanan hebat dari para rival. Namun bisa jadi senjata pamungkas mereka yang berupa ponsel super bisa membawa kembali pada kejayaan.

Performa bisnis RIM memang tengah turun di bawah perkiraan, ditandai dengan penjualan handset BlackBerry yang agak merosot. Langkah PHK karyawan kabarnya juga terpaksa dilakukan demi efisiensi perusahaan.

Kehadiran superphone atau ponsel super ala BlackBerry tersebut disampaikan oleh CEO RIM, Jim Balsillie. Dia menyatakan sistem operasi QNX yang kini hanya ada di tablet PlayBook akan dipakai di ponsel super BlackBerry.

“Software ini juga akan menjadi core dalam ponsel super BlackBerry di masa depan,” tukas Balsillie, dikutip detikINET dari International Business Times, Rabu (22/6/2011).

Pimpinan RIM yang lain yakni Mike Lazaridis menyatakan bahwa OS QNX pada akhirnya akan dihadirkan di ponsel BlackBerry high end. Handset ini akan memakai prosesor multi core dan kemungkinan versi awalnya akan berbasis layar sentuh.

Fitur-fitur lain di handset super BlackBerry belum disebutkan. Mungkin layanan NFC (Near Field Communication) yang bisa membuat ponsel menjadi semacam dompet digital termasuk di antaranya.

Era smartphone memang diprediksi bergeser ke ponsel super dengan karakteristik menyamai kemampuan komputer. Beberapa vendor sudah punya handset berjuluk ponsel super yang barangkali menginspirasi RIM mengambil langkah serupa. Jika benar-benar hadir, mungkin BlackBerry ini bisa mengubah peruntungan RIM.

Sumber: detik-inet

Join Us!
Kirim email kosong ke
kombb-subscribe@yahoogroups.com
(Hanya Yahoo / Gmail yang akan diapprove)