Handphone layaknya sebuah dompet yang berisi segudang privasi. Pemiliknya tentu saja tidak ingin isi handphonenya dapat diketahui oleh orang lain. Selain alasan keamanan, maka sebagian besar handphone memberikan proteksi “Lock Device”, yaitu mengunci handphone agar tidak dapat dibuka, dan dapat dibuka hanya apabila kita masukkan password. Dengan sistem proteksi ini, maka orang lain tidak dapat membuka handphone anda. Privasi anda terjaga.

Lantas samakah Device Lock pada sebuah BlackBerry? Secara umum, sama. Namun BlackBerry ini dikenal karena sistem proteksinya yang sangat ketat. Saya menulis ini karena saya yakin masih banyak diantara pengguna BlackBerry yang belum tahu resiko dari penggunaan Device Lock pada BlackBerry ini. Saya tidak ingin maksud anda untuk menjaga privasi berubah menjadi sebuah bencana.

Mengaktifkan password pada MENU > OPTION > PASSWORD, memberikan rasa aman bagi penggunanya. Namun yang harus diketahui adalah jika password yang dimasukkan salah sebanyak 10 (sepuluh) kali, maka BlackBerry akan secara otomatis menghapus semua data di Device BlackBerry anda dan mengembalikan BlackBerry anda kembali seperti pada saat BlackBerry tersebut dikeluarkan dari pabrik (istilahnya “Wipe”). Artinya, semua kontak, SMS, software Third Party, notes, kalendar, dan lain sebagainya akan hilang! (Kecuali data yang tersimpan di Media Card).

Apakah ini kelemahan BlackBerry? Bukan! Ini adalah sistem proteksi dari sebuah BlackBerry. Jika password yang dimasukkan salah, BlackBerry menganggap bahwa BlackBerry anda dipegang oleh bukan pemiliknya (misal: dicuri). Untuk menghindari BlackBerry disalahgunakan oleh orang lain tersebut, maka BlackBerry mencegahnya dengan cara menghapus semua data pada Device.

Sebetulnya peringatan mengenai hal ini terdapat pada BlackBerry anda, yaitu pada menu HELP. Namun sangat jarang sekali pengguna BlackBerry yang membacanya, sehingga tidak sedikit orang yang kehilangan data-data penting karena ketidaktahuannya.

Salah memasukkan password bisa terjadi karena:

– BlackBerry anda dicuri, dan pencuri tersebut mengotak-atik BlackBerry anda.
– Saudara atau rekan anda, mencoba membuka BlackBerry anda tanpa sepengetahuan anda.
– Keypad BlackBerry anda tertekan secara tidak sengaja pada saat berada didalam tas atau posisi yang membuat keypad tersentuh oleh benda lain.
– Anda sendiri lupa password anda. (Untuk poin ini, hilang atau tidaknya data anda sepenuhnya tergantung kepada kemampuan anda untuk mengingat. Remember the password, or say good bye to your data!)

Tips:

• Gunakan password yang tidak mungkin anda lupa.
• Jangan simpan BlackBerry anda pada posisi yang memberi kemungkinan keypad tertekan secara tidak sengaja.
• Gunakan case BlackBerry yang melindungi keypad anda, dan case tersebut memenuhi kriteria BlackBerry Holster. Karena pada posisi “In Holster”, keypad BlackBerry menjadi tidak aktif.
• Simpan BlackBerry di tempat yang tidak terjangkau oleh anak kecil, karena anak kecil biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi dan pengetahuan yang minim, sehingga sangat memungkinkan untuk membuat dia menekan keypad anda secara asal-asalan (baca: memasukkan password yang salah).
• Selalu back up data BlackBerry anda ke komputer. Lakukan secara berkala.

Bagaimana seandainya “kecelakaan” itu terjadi?

Biarkan proses penghapusan (wipe) itu hingga selesai. Jangan mengganggu proses wipe dengan mencabut baterai, karena hanya akan menambah parah masalah, yaitu BlackBerry menjadi tidak dapat digunakan sama sekali (anda akan melihat Error Code 507 atau Error Code 513). Dan yang terpenting, siapkan keikhlasan hati anda atas hilangnya data-data anda. Tapi jika anda memiliki back up data BlackBerry anda, maka anda tinggal merestore kembali data anda.

Semoga bermanfaat!

Sumber