mstory-z10460.jpgBlackBerry Z10 (ash/inet)
New York, AS – Sebagai pemanasan, BlackBerry saat ini memang baru merilis dua handset BlackBerry 10, yakni Z10 dan Q10. Memang, keduanya berstatus untuk segmen kelas atas. Namun jangan khawatir, selanjutnya akan ada untuk kelas dengan harga yang lebih terjangkau.

Seperti dikatakan Chief Marketing Officer BlackBerry Frank Boulben, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan portofolio perangkat BlackBerry yang lebih komplet. Mulai dari kelas high end sampai untuk kalangan entry level yang dibuat dengan harga lebih ‘miring’.

“Tunggu saja, dalam 12-18 bulan ke depan portofolio produk BlackBerry akan lengkap,” tutur Boulben dalam sesi interview terbatas yang juga diikutidetikINET di sela peluncuran BlackBerry 10 di New York, Amerika Serikat.

Eksekutif asal Prancis ini memang tak menyebut dengan pasti kapan tanggal kelahiran BlackBerry 10 versi ‘murah’ tersebut. Namun ia menegaskan bahwa saat ini tim R&D BlackBerry juga terus berpacu dengan waktu untuk melepas perangkat baru ke pasaran.

“Dan sembari menunggu jajaran produk baru tersebut, kami akan lebih memperkuat brand BlackBerry 10 dulu,” pungkas Boulben.

Vendor asal Kanada yang baru saja berganti nama tersebut — dari Research In Motion (RIM) menjadi BlackBerry — saat ini baru memiliki dua handsetBlackBerry 10, Z10 dan Q10.

BlackBerry Z10 memiliki model full layar sentuh dengan display berukuran 4,2 inch. Sementara Q10 merupakan versi hibrid, dilengkapi dengan keyboard Qwerty dan layar sentuh.

Kedua perangkat tersebut sama digeber dengan prosesor dual core 1,5 GHz Qualcomm Snapdragon. Adapun kameranya sudah 8 MP (bagian belakang) dan sudah mendukung 1080p HD video recording.

Untuk harga pasaran di Indonesia, dari bocoran yang didapat detikINET dari sejumlah operator, bakal dibanderol sekitar Rp 6,9 juta untuk seri Z10 pada akhir Februari atau awal Maret mendatang.