Beberapa pekan sebelum BlackBerry 10 rilis, sebuah opsel di Kanada mengatakan bahwa antusias calon konsumen begitu besar dalam mengetahui segala informasi mengenai salah satu ponsel BlackBerry Z10.
 
Meski tidak menyebut berapa jumlah orang yang tertarik untuk melakukan pre-order Z10, sekarang tampaknya apa yang diungkap opsel tersebut telah terbukti.

Dalam laporannya, lembaga riset CIBC menyinggung kemungkinan BlackBerry telah membuat awal yang sangat bagus. BlackBerry Z10 yang rilis di pasar Kanada mulai Selasa kemarin (5 Feb) tampaknya mendapatkan perhatian publik yang sangat luas. Dikatakan oleh CIBS bahwa model Z10 white telah habis terjual di beberapa toko ritel yang ada di Kanada. Pertanyaannya, darimana CIBS mengetahui bahwa pengguna Z10 merupakan mereka yang beralih dari Android dan iPhone?

Salah seorang analis CIBS, Todd Coupland, dalam keterangannya mengatakan bahwa BlackBerry bukanlah mobile platform mayoritas di Kanada sehingga sangat menarik melihat habisnya persediaan BlackBerry Z10 white dalam sehari dan tingginya pre-order handset BlackBerry 10.

“Di Kanada, 50% pelanggan opsel bukanlah pengguna BlackBerry. Ini merupakan kejutan dan sebuah datapoint yang akan kami amati secara detil di wilayah lain.”

Jika benar pengguna iPhone dan Android smartphone di Kanada telah kembali ke BlackBerry maka kecenderungan serupa bisa saja terjadi di negara lain. Untuk itulah CIBS mengatakan akan terus memantau gejolak di pasar smartphone. Coupland juga menyebutkan adanya fakta 150 operator yang berencana merilis BlackBerry 10 handset. Selain itu juga diprediksi adanya dukungan yang luar biasa dengan 100.000 aplikasi yang akan menemani peluncuran lackBerry Z10 di Amerika.

Sekali lagi, CIBS melihat keseluruhan fakta tersebut sebagai kembalinya BlackBerry ke persaingan global setelah sempat tenggelam beberapa waktu. Fakta ini akan lebih mengejutkan jika saja semua opsel Kanada bersedia membocorkan berapa jumlah pemesan BlackBerry Z10.

 
(gopego)