Motorola, perusahaan telekomunikasi internasional yang berhasil menjual lebih dari 10 juta smartphone pada quarter terakhir, mengatakan bahwa Samsung mungkin akan kehilangan posisinya sebagai vendor top dunia seperti yang telah dialami oleh 2 perusahaan terkemuka (pada zaman dahulu), yakni Nokia dan BlackBerry

Dalam wawancaranya dengan Forbes, Rick Osterloh selaku Wakil Direktur Motorola mengatakan bahwa ”Setiap 7 tahun, (vendor) yang berada di puncak (pemimpin) pasar akan hilang (kekuasaannya).”. Dia juga menyatakan bahwa dunia sedang mengalami masa pergeseran, dimana orang-orang mulai sadar bahwa kita tidak perlu membayar Rp. 7 juta hanya untuk untuk mendapatkan pengalaman berponsel kelas atas.

Selain itu, pada wawancara tersebut Rick Osterloh juga mengatakan bahwa Motorola yang sekarang sudah memasarkan produknya di 50 negara, sedang berencana untuk merambah sekitar 10 sampai dengan 15 negara lagi di tahun 2015 ini.

(Teknoup)