152904_aaaa.jpg?w=400
Pasar tablet mulai lesu. Apple iPad yang masih menjadi tablet terpopuler juga terkena imbasnya. Bahkan diprediksi, penjualan iPad anjlok drastis di tahun 2015 ini.

Prediksi itu dikemukakan oleh Ming Chi Kuo, analis industri di KGI Securities. Perkiraan Ming tentang Apple biasanya akurat sehingga pendapatnya banyak didengarkan.

Menurut Ming, penjualan iPad akan turun 30% di tahun 2015 dibanding tahun sebelumnya. Penurunan mulai kentara pada awal tahun ini di mana Ming memperkirakan penjualan iPad di kuartal 1 2015 akan anjlok 52,7% dibanding kuartal sebelumnya.

Dikutip detikINET dari Apple Insider, Rabu (11/2/2015), penurunan penjualan akan terus terjadi di kuartal II 2015. Dan meskipun Apple dikabarkan merilis iPad jenis baru dengan ukuran layar 12,9 inch, diprediksi tidak banyak membantu.

“Kontribusi iPad 12,9 inch ini akan terbatas dan promosi pada model yang sudah eksis mungkin tidak berjalan baik. Meski model jumbo itu akan meningkatkan pengalaman pemakaian, kami pikir tak akan berkontribusi besar pada pengapalan iPad,” demikian catatan Ming.

Turunnya penjualan iPad tak lepas dari mulai lesunya industri tablet secara keseluruhan. Biro riset IDC mencatat kalau pada kuartal IV 2014, pengapalan tablet mencapai 76,1 juta unit, turun 3,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Tablet terlaris masih dipegang iPad dengan kue pasar 28,1% diikuti Samsung dengan 14,5%.

“Meski Apple memperbanyak line upiPad dengan tetap menjual model lama dan menawarkan harga murah di kisaran USD 249, tapi tetap tak cukup untuk memicu penjualan iPad antara lain karena dibayangi peluncuran iPhone baru,” ucap Jitesh Ubrani, Senior Resarch Analyst di IDC.

“Sementara itu, Samsung juga terus kerepotan karena vendor tablet harga murah membuktikan bahwa tablet Android yang dibanderol mahal kurang bersinar di pasar tablet saat ini,” tambahnya.

(Detik)